oleh

Sasar Pelaku UMKM, Kantor DJB Wilayah Jabar III Launching Program BDS

INILAHONLINE.COM, CIBINONG

Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Barat III KPP pratama cileungsi, KPP pratama cibinong, KPP pratama ciawi gelar launching Business Development Service (BDS) kepada ribuan pengusaha Usaha Micro Kecil Menengah (UMKM), kali ini para pelaku UMKM menjadi sasaran, bertempat di kantor KPP Pratama Cileungsi, pada Kamis (25/4).

Menurut Kepala Kanwil DJP Jabar, Dra Catur Rini Widosari AK. MBT peran UMKM bagi perekonomian sangatlah besar, namun peluang UMKM untuk berkembang masih sangat besar dengan revolusi 4.0.

“Ini merupakan amanah langsung dari Menteri Keuangan untuk terus berdayakan UMKM, termasuk di Kabupaten Bogor ini,” kata Catur

Pihaknya juga melakukan pembinaan dan pelatihan-pelatihan kepada pelaku UMKM dengan tujuan, disamping untuk mengembangakan pelaku usaha kecil juga mensejaterahkan masyarakat mandiri.

“Selain itu pelaku UMKM juga bisa mengurangi APBN dan APBD, ” ucapnya

Sementara itu, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan berharap dengan program DBS maka bisa membantu para pelaku UMKM yang ada di Bumi Tegar Beriman.

“Program DBS ini bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) Kantor DJP dalam membina pengusaha UMKM,dengan adanya bapak asuh pemerintah daerah berharap kualitas UMKM meningkat hingga bisa merambah pasar mancanegara,” harap Iwan.

Wabup juga menambahkan agar produk UKM Bumi Tegar Beriman layak eksport, maka Dinas Koperasi dan UMKM bisa bekerjasama dengan perbankan karena dirinya melihat para pengusaha ini membutuhkan bantuan fasilitasi jasa keuangan untuk permodalan.

“Agar UMKM bisa eksport saya tugaskan Dinas Koperasi dan UMKM menggandeng dunia perbankan seperti Bank Jabar Banten (BJB) untuk membantu pengusaha UMKM mendapatkan fasilitas pinjaman modal usaha. Mungkin yang didorong untuk eksport itu tidak semua tetapi yang produknya termasuk produk unggulan,” tambahnya.

Adapun Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor Ronny Sukmana melanjutkan dari 670 ribu UKM, 5 persen diantaranya sudah mandiri dan bisa merambah pasar mancanegara.

“Saat ini baru 5 persen atau 33.000 pengusaha UKM yang sudah mandiri dan bisa mengeksport produknya ke luar negeri, tahun ini kami menargetkan 1.000 pengusaha UKM lainnya naik kelas menjadi mandiri,” lanjut Ronny.

(Basir)

Komentar