Sekda Jabar Rapat Pembangunan Double Track Bogor-Sukabumi

Daerah363 Dilihat

INILAHONLINE.COM, BANDUNG – Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa, kembali melakukan pertemuan terpadu, pembangunan jalur ganda (jalur ganda) kereta Bogor-Sukabumi.

Rapat yang digelar di Ruang Papandayan, Gedung Sate, Bandung, Rabu (6/6/2018) yang dihadiri berbagai tak terbatas Pemprov hingga perangkat daerah Kabupaten Bogor dan Sukabumi. Hadir pula jajaran Balai Pengembangan Teknik Perkeretaapian Kementerian Perhubungan dan PT KAI.

Iwa menuturkan, rapat ini adalah proses dari gabungan yang terbagi dalam dua gugus tugas. Tim pertama khusus tentang bidang pendataan verifikasi dan validasi tanah-tanah PT KAI yang dikuasai warga dan aset milik PT KAI. “Tim kedua terkait pengamanan dan penegakan hukum,” kata Iwa usai rapat.

Rapat kali ini memutuskan agar bidang pertama segera melakukan pendataan dan verifikasi dan validasi tanah KAI yang saat ini dikuasai masyarakat. Bidang ini juga diperintahkan untuk mendata masyarakat dan memvalidasinya terutama yang menguasai lahan. “Dokumen-dokumen disiapkan oleh PT KAI,” tuturnya.

Dari hasil kerja ini, maka nantinya akan ada tim penilai yang menentukan berapa uang kerohiman atau santunan yang layak diberikan pada masyarakat yang saat ini mendaftarkan lahan-lahan milik PT KAI. Penelitian ini dilakukan dilibatkan oleh proyek ganda Bogor-Sukabumi masuk dalam proyek prioritas Pemerintah Pusat.

“Saya minta ke rekan-rekan, juga masyarakat di balik proyek ini. Jangan ada spekulan, jangan ada provokator yang memanas-manasi warga soal ini, ”tegasnya.

Pembentukan ini terjadi dari dokumen-dokumen sosial dalam rangka tanah oleh balai teknik kereta api wilayah Barat. Dari dokumen yang ada, lahan yang akan dilalui proyek ini kini banyak ditinggali oleh warga khususnya di jalur rel lama milik KAI. “Karena itu butuh payung hukum dan pelepasan yang menggunakan APBN, ”tuturnya.

Menurutnya guna mempercepat proyek, satker khusus ini mengambil bangunan yang dulu menangani pembangunan Waduk Jatigede, Sumedang. Struktur organisasi tutur Iwa didasari Perpres nomer 56 tahun 2017 tentang penanganan sosial dalam rangka penanganan tanah untuk PSN. “Ketuanya Sekda, ada ketua harian, kantor dinas kabupaten / kota hingga Kejaksaan Tinggi,” paparnya.

Pihak-pihak yang berkepentingan dengan satuan kerja ini dapat mempercepat target pembangunan jalan yang telah dipilih oleh Presiden Jokowi tuntas sebagian pada tahun 2018 ini. Presiden menurut Iwa menargetkan 7 kilometer pertama jalur ganda Bogor-Sukabumi akhir tahun ini fisiknya selesai.

“Ini yang diperintahkan dari kami, mudah-mudahan bisa sesuai jadwal karena ke depan ini akan masuk ke Yogya,” ujarnya. (Frida)

banner 521x10

Komentar