oleh

Sekdakota Bogor Minta Perumda Tirta Pakuan Tetap Menjaga Konservasi Mata air

INILAHONLINE.COM, KOTA BOGOR – Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Bogor Syarifah Sofiah Dwikorawati meminta kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor untuk tetap menjaga konservasi mata air dan bisa menambahkan sumur resapan di sekitar lokasi, agar bisa menambah debit airnya.

“Meskipun ada kendala dalam pola kebersihan masyarakat hulu sungai Cisadane yang kurang baik dan berdampak pada kualitas yang buruk, namun untuk mata air harap dijaga agar tetap bersih,” ujarnya saat berkunjung melihat dua lokasi sumber mata iar Perumda Tirta Pakuan, Senin (19/4/2021)

Sekdakot Bogor dalam kunjungan sebelumnya nya ke Perumda Tirta Pakuan, Senin (12/10/2020) lalu juga mengatakan, dirinya mengapresiasi program-program yang sudah dilakukan Perumda Tirta Pakuan yang dinilai sudah cukup baik, terutama dalam hal pelayanan.

“Namun ke depan, ia berpesan agar pekerjaan rumah yang masih ada, seperti masih adanya kebocoran pipa 32 persen bisa diturunkan dan meningkatkan cakupan pelayanan menjadi 100 persen,” ucapnya

Menurut Syarifah, mata air Perumda Tirta Pakuan hampir berasal dari Kabupaten Bogor semua. Saya harap Perumda Tirta Pakuan dan Kabupaten Bogor bisa berkoordinasi dan bekerja sama menjaga kualitas sumber mata air.

Sementara itu, Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Pakuan Ardani Yusuf menambahkan, untuk saat ini selaian kebocoran pipa yang berpotensi kehilangan air, pihaknya juga terus berusaha untuk menjaga kualitas sumber air bersih yang dialirkan ke masyarakat tetap terjaga.

“Kami berpedoman pada Permenkes Np.736 Tahun 2021tentang standar mutu kualitas air bebas dari bakteri, agar kekeruhan dibawah 5 Ntu,” paparnya.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Bogor Syarifah Sofiah Dwikorawati saat berkunjung ke Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor

Namun demikian Ardani Yusuf mengatakan, meski kita sudah meminimalisr kekeruhan air, akan tetapi ada kendala di hulu sungai Cisadane yang dianggap cukup sulit dan harus ada kegiatan Forum Group Discussion (FGD) dengan pihak Kabupaten Bogor.

“Saat ini Perumda Tirta Pakuan bekerja sama dengan IUWASH PLUS, melakukan evaluasi KKMA pada lokasi mata air, sehingga harapannya dengan adanya kerja sama ini kedepannya, bisa menentukan jumlah sumur resapan serta desain detail pembuatannya.

“Mudah-mudahan di tahun depan ada anggarannya dan dapat dilaksanakan sehingga debit air kembali seperti semula,” pungkas Ardani Yusuf. (Ian Budi Lukito)

Komentar