INILAHONLINE.COM, BOGOR — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) UMMI Bogor untuk pertama kali membuka penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2022/2023.
Meski terbilang baru, namun STIKES UMMI Bogor berencana akan membuka penerimaan mahasiswa baru sebanyak 1.000 siswa dari berbagai daerah dengan biaya terjangkau.

Pendaftarannya sendiri langsung bertempat di Kampus STIKES UMMI Jalan Raya Pemda No. 100 Parakan Kembang Desa Pasir Jambu Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Ketua STIKES UMMI, dr. Meizi Fachrizal Achmad, M. Biomed mengatakan saat ini kami sedang membangun Sekolah Tinggi kesehatan UMMI di Bogor untuk bisa membantu para calon mahasiswa dan Siswi yang minat di STIKES.

“Kami dari STIKES UMMI ingin membantu dan mencetak para calon mahasiswa dan siswi menjadi Bidan dan Perawat yang berkompeten, sehingga profesi mereka itu bisa selalu di hargai nantinya baik di masyarakat maupun di Rumah sakit tempat mereka bekerja,” tutur dr. Fachri sapaan akrabnya kepada inilahonline.com, Senin (23/5/2022).
“STIKES UMMI ini banyak ke unggulannya dan salah satunya, biaya yang terjangkau, ada beasiswa, bisa pakai Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan di bina dengan para dokter-dokter terbaik yang sudah lulus secara kompetensi,” sambungnya.

Sementara itu, Wakil ketua STIKES UMMI Bogor, Inna Noor Inayati, S.ST., MH.KES, (Direktur Akbid Ciara Putri) menambahkan mengingat untuk bidang profesi pada tahun 2026, Pemerintah akan mengeluarkan regulasi baru, bahwa semua profesi bidan yang membuka parektek sendiri dan masih lulusan D3 wajib melanjutkan menjadi D4 yang setara dengan S1.
“Saat ini kami, untuk angkatan pertama di STIKES UMMI akan menerima murid sebanyak 1000 orang sesuai target STIKES.” ujar Inna biasa disapa.
Ia pun berharap, nantinya mahasiswa dan mahasiswi STIKES UMMI mampu berbicara dalam dua bahasa, yakni bahasa Arab dan Inggris, tidak hanya itu mahasiswa dan mahasiswinya juga harus mampu atau bisa menjadi Tahfidz Qura’an.
“Saya berharap selain berbicara sebagai profesi kesehatan, tetapi sebagian bisa menjadi Tafiz Quran juga, karena di STIKES UMMI ini wajib di ajarkan dua bahasa yaitu bahasa arab dan inggris buat siswa dan siswinya. Sehingga lulusan dari STIKES UMMI adalah lulusan yang berkompeten,” harapnya.(ian Lukito)





























































Komentar