Sudirman Said Bertekad Dukung Perempuan Jadi Tulang Punggung Pembangunan Jateng

Daerah, Politik409 Dilihat

INILAHONLINE.COM, SEMARANG – Calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said bertekad menjadikan perempuan sebagai tulang punggung gerakan pembangunan di Jawa Tengah. Sebab meurutnya, peran perempuan sangat besar peran sertanya mendorong pengembangan ekonomi di Jawa Tengah.

“Kita lihat di pasar ini sebagian besar pedagangnya perempuan. Mereka adalah perempuan-perempuan tangguh yang ikut menopang ekonomi Jateng,” ujarnya usai mengunjungi Pasar Jati di Banyumanik, Semarang, Selasa (7/3/2018).

Mantan Menteri ESDM yang berhasil membubarkan praktek mafia migas ini sangat terkesan dengan perempuan-perempuan tangguh yang berjuang sejak subuh hingga sore hari untuk membantu ekonomi keluarga.

“Bayangkan, mereka subuh sudah siap-siap, berdagang sampai siang. Pulang pasti sudah beberes rumah, kemudian masak, mengurus anak suami, nyuci. Malam masih harus meladeni suami,” katanya.

Jadi tidak salah, lanjutnya, jika salah satu programnya dengan Ida Fauziah ingin menempatkan perempuan sebagai tulang punggung gerakan pembangunan di Jawa Tengah.

“Karena mereka punya ketangguhan, kekuatan, dan keuletan. Mereka terbukti menjadi pahlawan keluarga,” tegasnya.

Program tersebut akan direalisasikannya dengan mendorong sebanyak mungkin perempuan masuk ke sektor kewirausahaan dengan memberikan dukungan dari hulu ke hilir, berupa permodalan, pelatihan manajemen keuangan, mendorong regulasi sampai pada meyakinkan akses pasar.

“Dan kami akan mendorong yang kecil menjadi menengah dan menengah jadi yang besar. Dengan cara memberi fasilitas dari hulu ke hilir. Terus menyediakan tempat mengadu atau tempat konsultasi serial usahanya,” ungkapnya.

Dia juga mengaku akan menggandeng organisasi perempuan untuk memikirkan hal tersebut.

“Sejak dulu kan di balik kisah bersejarah ada peran perempuan. Sebagai calon pemimpin Jawa Tengah satu-satunya, Ibu Ida ingin merealisasikan hal tersebut,” katanya.

Pria yang juga berhasil membongkar kasus “papa minta saham” tersebut mengakui, selama ini peran perempuan cukup besar, namun belum disertai dorongan seimbang dari pemerintah.

“Kita ingin lebih mengapresiasi dengan memberikan dukungan lebih. Memang sudah menjadi tulang punggung. Tapi kalau nanti semakin didukung tentu dampaknya semakin besar,” ujarnya.

Lebih lanjut Sudirman menegaskan komitmennya untuk mencanangkan APBD yang Pro wong cilik dan pro perempuan.

“Itu menjadi salah satu program kami, dengan bertekad melahirkan gerakan setara sejuta wirausaha perempuan,” pungkas dia. (Suparman)

banner 521x10

Komentar