Wagub Demiz : UNPAD Harus Menjadi agent of economic development dan entrepreneural university

Pendidikan582 Dilihat

InilahOnline.com (Jatinangor-Jabar) – Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar menghadiri Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Padjadjaran (Unpad) Tahun Akademik 2017/2018 di Kampus Unpad Jatinangor Jl. Raya Bandung-Sumedang Km. 21, Senin (21/8/2017).

Jumlah mahasiswa baru yang diterima pada tahun akademik 2017-2018 sebanyak 5900 orang, turun sekitar 5 % dibanding tahun lalu yang mencapai 6148 orang.

Dalam sambutannya, Wagub Deddy Mizwar menjelaskan, bahwa tahun 2020 sampai 2035 negara Indonesia diperkirakan akan mengalami puncak bonus demografi, sehingga berdampak pada kelas pekerja menjadi sangat besar. Menurut Survey The Mckinsey Global Institute tahun 2012, jumlah kelas pekerja di Indonesia pada tahun 2030 diproyeksikan sebanyak 135 juta orang. Juga pertumbuhan ekonomi Indonesia akan menempati posisi ketujuh terbesar di dunia setelah Tiongkok, Amerika Serikat, India, Jepang, Brazil, dan Rusia, atau disebut negara global player.

Pembangunan bidang pendidikan di Jabar terus menunjukkan hasil positif antara lain Indeks Pendidikan naik menjadi 61,39 poin, Angka Melek Huruf 98,78%, Rata-rata Lama Sekolah 7,90 tahun, APK SMP 99,86%, APK SMA 67,56%, dan APK Pendidikan Tinggi 17,76%, ujar Wagub.

Namun, lanjut Wagub, kita tidak boleh berpuas diri, karena tahun ini peringkat daya saing Indonesia turun dari 34 (tahun 2014-2015) menjadi 41 dari 138 negara. Tantangan di Jabar saat ini yaitu tingkat pengangguran terbuka sebesar 8,89%, Gini Ratio sebesar 0,4 poin, dan kemiskinan sebesar 8,77%.

Oleh karena itu, saya berharap agar Unpad terus perkuat peran sebagai agent of economic development dan entrepreneural university, untuk mendongkrak daya saing teknologi, produktivitas tenaga kerja dan inovasi,” harapnya.

Wagub mengapresiasi kerja sama penelitian antara Unpad dengan Pemprov Jabar, yaitu pengembangan Plasma Nutfah Sapi Pasundan serta Great Grand Parent Stock Ayam Sentul dan Itik Rambon.

“Unpad lebih fokus upaya hilirisasi hasil riset dan inovasi dari dosen dan mahasiswa. Memperkuat link and match antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. Sehingga tercipta para teknopreneur muda yang mampu bersaing di tingkat global. Memiliki kemandirian menjadi job creator dengan memanfaatkan Program Pencetakan 100 ribu Wirausaha Baru dan Kredit Cinta Rakyat yang digulirkan Pemprov Jabar bisa dimanfaatkan para mahasiswa,” jelasnya.

Menyikapi hal tersebut dibutuhkan SDM yang berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas tahun 2045, melalui tiga langkah integratif dalam bidang pendidikan, yaitu start earlier (pendidikan usia dini), stay longer (sekolah setinggi mungkin), dan reach wider (pemerataan kesempatan pendidikan).

“Selamat kepada anak-anakku sekalian, telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar mahasiswa Unpad. Ini harus disyukuri karena berkesempatan menempuh pendidikan di kampus kebanggaan Jabar,” ucapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, perwakilan Bupati/Walikota se-Jabar, Rektor Unpad, para Wakil Rektor, para Guru Besar, Anggota Senat, para Dekan, Ketua Jurusan, Ketua Prodi, Ketua Lembaga, dosen, dan mahasiswa serta segenap Civitas Akademika di lingkungan Unpad. (Hilda)

banner 521x10

Komentar