“Saya sudah berpesan berkali-kali kepada ASN di Subang, dari awal sudah ditegaskan jangan takut melaporkan ke saya, jika ada yang coba-coba meminta-minta atau pungli dalam rotasi dan mutasi jabatan. Bahkan ke depan, saya akan memberikan reward bagi mereka yg melaporkan, bentuknya nanti kita bahas selama tidak melanggar hukum,” ujarnya.
Bupati akan memimpin secara langsung konsolidasi kepada seluruh aparat hukum di Subang, juga termasuk dengan media dan masyarakat agar Subang bersih dari kasus seperti ini.
Serta dimohon kepada rekan-rekan media untuk dapat membantu dan mengawal dalam setiap keputusan yang bupati keluarkan terutama masalah rotasi mutasi.

Pada kesempatan itu Bupati Subang memperkenalkan, sosok Johson Panjaitan baginya bukan orang baru. Melainkan, dia sudah mengenal lama sosok pengacara kondang tersebut.
“Saya sebelum di Subang, ini kawan lama saya, teman ngopi saya waktu di Bekasi, sehingga Insyaallah ada manfaatnya untuk Subang. Kelak untuk disenrgikan antara Bang Jsohson dengan Lawyer Pemkab Subang Dede Sunarya,” kata Bupati
Joshon Panjaitan mengatakan, pihaknya menginginkan semangat Bupati zero rupiah itu betul-betul bisa diwujudkan di Subang, pejabat yang bersih, profesional dan proporsional.
Dengan demikian, tidak menjadi warisan beban sejarah di kemudian hari. Sebaliknya, Bupati bisa mengabdi untuk membangun Subang lebih besar dan luas lagi yang bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk masyarakat Subang.
Sementara itu saat ditanya terkait kasus yang sedang dihadapi kliennya, Johson mengatakan, pihaknya sudah mengantongi bukti kuat untuk membongkar kasus ini.
“Bukti sangat kuat dan Polisi sekarang kan, sibernya sangat kuat, apalagi ada soal perbankan, saya kira gak bisa lari daripada itu,” terangnya.
Karena kasus ini dilakukan lewat transkasi siber, Johson menegaskan, IT menjadi pintu masuk untuk membongkar kasus yang dihadapi kliennya. (Abdulah)





























































Komentar