Karsidi Budi Anggoro : DPD Organda Jateng Dukung Trans Jateng

INILAHONLINE.COM, SEMARANG

Masalah transportasi antar kota yang diprotes oleh angkutan kecil, kini sudah ada titik terang. DPD Organda Jateng akhirnya turun tangan meminta semua pihak, menghargai usaha pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya dengan keberadaan Trans Jateng, sebagai moda transportasi massal yang murah dan nyaman.

”Masalah ini yang perlu dipahami semua pihak, yaitu ini bukan untuk kepentingan bisnis, tetapi pelayanan kepada masyarakat. Angkutan Aglomerasi berbasis BRT Trans Jateng ada aturannya dan untuk orang banyak,”ujar Ketua DPD Organda Jateng Karsidi Budi Anggoro di Semarang, kemarin.

Menurutnya, pihaknya mendukung Trans Jateng mempunyai daerah operasi bisa sampai antar kabupaten, sehingga masyarakat dan berbagai pihak harus mendukungnya. Karena itu, aturannya perlu dilakukan dengan sebaik-baiknya.

”Kalau ada yang kemudian mengalami kerugian, perlu disusun dan dibicarakan sistemnya, agar selanjutnya tidak mengalami kerugian,”ujarnya.

Sebagaimana diketahui operasi moda transportasi massal BRT Jateng yang akan beroperasi dalam koridor III Semarang-Kendal diprotes beberapa angkutan kecil yang beroperasi yang sama. Namun operasi Trans BRT ini mendapat dukungan ketua DPD Organda Jateng.

Bahkan terjadi penolakan operasional Trans Jateng Koridor III dari Organda Kota Semarang, dan sejumlah paguyuban angkota Kota Semarang. Mereka meminta agar operasional Trans Jateng hanya sampai terminal Mangkang, tidak sampai Kawasan Industri Wijaya Kusuma. Adapun rencana awal Trans Jateng Koridor III operasional dari Terminal Baurekso Kendal-Terminal Magkang-Kawasan Industri Wijaya Kusuma.

Koodinator Layanan BRT Trans Jateng Cito Eko Yuly Saputro mengatakan, keputusan rute koridor III hingga sekarang ini masih terus dilakukan pembahasan. Koordinasi dengan pihak-pihak terkait akan terus dilakukan.

”Untuk rencan awal akan ada 14 bus-bus yang beroperasi. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan dengan koridor III rute Terminal Bawen Kabupaten Semarang-Stasiun Tawang Semarang yakni 25 bus. Tapi kedepan masih akan terus kami bicarakan lagi,”ujarnya.

(Suparman)

banner 521x10

Komentar