Ketua PWI Kabupaten Bogor Apresiasi Dewan Pers Untuk Akhiri Konflik Internal di PWI Pusat

Tak Berkategori222 Dilihat

INILAHONLINE.COM, BOGOR – Ketua Persatuan wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor Dedy Firdaus mengapresiasi Dewan Pers yang telah memfasilitasi kedua belah pihak untuk berdamai, antara Ketum PWI versi Kongres, Hendri Ch Bangun dan Ketum PWI versi Kongres Luar Biasa (KLB), Zulmansayh Sakedang

Konflik internal di tubuh organisasi perofesi wartawan tertua di Indonesia itu akan menemui jalan keluar melalui Kongres Persatuan yang akan digelar paling lambat 30 Agustus 2025 di Jakarta.

Kedua belah pihak antara Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah sama-sama menurunkan egonya untuk menjaga keutuhan organisasi kewartawanan yang terkenal solid sejak PWI berdiri pada tahun 1946 silam.

Rencana rekonsiliasi tingkat pusat itupun disambut hangat oleh pengurus PWI di wilayah, seperti halnya Kabupaten Bogor. Untuk itu, Ketua PWI Kabupaten Bogor, Dedy Firdaus mengapresiasi Dewan Pers yang telah memfasilitasi kedua belah pihak untuk berdamai.

“Saya mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Dewan Pers yang baru dibawah komando kang Komarudin Hidayat sebagai terobosan yang jitu dan bersejarah yang membuka jalan bagi rekonsiliasi buat persatuan organisasi wartawan dengan win-win solution,” ujarnya, Minggu (18/5/2025).

Dedy Firdaus menyambut baik kesepakatan yang teryuang dalam “Kesepakatan Jakarta” yang intinya masing-masing tidak ada yang dikalahkan dan dimenangkan. Dirinya berharap ke depan kekompakan organisasi profesi yang terhormat ini dapat terus terjaga. 

“Hal ini merupakan langkah baik yang sangat dinantikan oleh semua anggota PWI agar konflik segera berakhir. Semoga semua cepat selesai. Harapan semua tetap baik, rukun serta guyub dan kompak  seperti namanya persatuan sebelum ada konflik internal” katanya.

Sebagai informasi, Hendry Ch Bangun merupakan Ketua Umum PWI hasil Kongres Bandung yang terpilih pada 27 September 2023. Sedangkan Zulmansyah Sekedang adalah Ketua Umum PWI yang terpilih melalui Kongres Luar Biasa pada 18 Agustus 2024 setelah adanya konflik internal.

“Keduanya bertarung dalam pemilihan Ketum PWI saat Kongres PWI Ke XXV tahun 2023 di Bandung dan Hendry Ch Bangun terpilih sebagai Ketum PWI masa bhakt,i 2023-2028 namun di tengah perjalanan didalam masa kepengurusannya terjadi konflik internal, sehingga ada dualisme kepengurusan di PWI Pusat,” terangnya.

Lebih lanjut Dedy mengatakan, berbagai usaha mediasi pun telah dilakukan untuk mendamaikan kedua pihak yang berkonflik agar PWI tetap satu dan harmonis.

Kesepakatan Jumat (16/5) malam adalah usaha menyelesaikan konflik tersebut yang dimediasi oleh anggota Dewan Pers, Dahlan Dahi yang menghasilkan “Ksepekatan Jakarta” memlalui diskusi dan debat alot

“Alhamdulillah, namun dalam semangat persahabatan, persatuan dan rekonsiliasi, Hendry dan Zulmansyah pun menuangkan poin-poin kesepakatan dalam dokumen bermaterai yang diberi nama ‘Kesepakatan Jakarta,,” ungkap mantan Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI kabupaten Bogor dan juga mantan Ketua Pokja Wartawan Kabupaten Bogor itu. “Semoga rekonsulidasi tersebut akan menghasilkan Kongres Persatuan untuk merajut kembali PWI,” pungkasnya. (Deni Firmansayah)

banner 521x10

Komentar