Pengamat Politik UNDIP, Isu Politik Uang dan Politik Identitas Berbasis Sara Perlu Diwaspadai

Daerah, Politik674 Dilihat

INILAHONLINE.COM, SEMARANG – Pengamat Politik Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Yuwanto menyoroti adanya dua isu yang wajib diwaspadai selama masa kampanye hingga penyelenggaraan Pilkada berakhir, yaitu isu politik uang dan politik identitas berbasis SARA.

”Saya mengkhawatirkan isu tersebut, tetapi bukan netralitas ASN, TNI atau Polri, bukan juga profesionalitas KPU atau Bawaslu, melainkan daa isu besar yaitu isu politik uang dan politisasi SARA,”paparnya di Semarang, Kamis (12/4/2018).

Dia mengatakan, di beberapa daerah politik uang masih terjadi dan biasanya dilekatkan dengan asumsi masih banyak masyarakat miskin, sehingga mereka mudah tergiur politik uang.

”Ada yang mengatakan rakyat justeru menjadi sangat pragmatis ketika ada pilkada. Karena menurut mereka setelah pilkada tidak ada apa-apanya, sehingga terjadi delegitimasi atas pilkada,”paparnya.

Menurutnya, politik identitas berbasis SARA sangat dikawatirkan dan benar-benar bisa mengancam keutuhan NKRI. bahkan isu kedua ini yang paling berbahaya adalah politik identitas berdasarkan SARA. hal inilah yang menjadi daya rusaknya secara masif dan tahan lama.

”Kerusakan yang ditimbulkan seperti perpecahan, kohesi masyarakat yang menurun dan bisa merusak sendi-sendi masyarakat dalam jangka lama. Jadi pada saat itu tingkat sensitivitas kita makin meningkat,”tuturnya.

Namun demikian, pihaknya mengajak masyarakat agar Jawa Tengah dapat menjadi pemilih cerdas, yaitu pemilih yang menggunakan hak suaranya berdasarkan visi, misi dan program paslon.(Suparman)

banner 521x10

Komentar