oleh

Malam ini, DPC PKB Kota Bogor bersama Gusdurisn akan peringati Haul 7 Tahun Gus Dur

-Politik-54 views

InilahOnline.com (Kota Bogor) – Setelah tujuh tahun wafatnya Presiden Indonesia ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur semangatnya masih terasa, seakan Gus Dur masih ada diantara rakyat Indonesia. Gus  Dur Sang Fenomenal telah mengajarkan banyak hal tentang kehidupan ini, tentang toleransi yang saat ini mulai terganggu, tentang hubungan agama dan negara, tentang humanisem dan banyak hal pelajaran yang dirasakan manfaatnya sampai saat ini.

Seperti dikatakan, Ketua DPC PKB Kota Bogor, Heri Firdaus tak sedikit orang yang membencinya dimasa beliau hidup, tapi terlalu banyak orang yang sangat mencintainya. Dan kecintaan itu makin banyak ketika beliau telah meninggalkan kita.

“Tidak sedikit orang yang dulu membencinya, mencacinya, bersimpuh di pusara makam Gus Dur menyatakan penyesalannya dan meyakini apa yang dilakukan oleh Gus Dur semasa hidupnya adalah sebuah kebenaran dan layak diperjuangkan terus,” ungkapnya.

Heri memaparkan, apabila dihubungkan dengan kondisi terkini di Indonesia, dimana intoleransi mulai menggeliat kembali, ujaran kebencian terhadap pihak lain dengan mudahnya dikampanyekan, serta pembiasan informasi yang mengobok-obok nalar masyarakat.

“Kita butuh sosok Gus Dur beserta ajaran-ajarannya. Dengan berpedoman pada ajaran beliau, nilai-nilai yang ditanamkan, insya allah kehidupan berbangsa kita akan tetap aman, damai dan tentram lahir bathin. Karena sesuai prinsip beliau, sisi kemanusiaanlah yang lebih penting dalam membangun interaksi antar manusia,” paparnya.

Lanjut Heri, untuk mengenang beliau dan terus mengkampanyekan nilai-nilai yang telah ditanamkam, DPC PKB Kota Bogor bersama para Gusdurisn akan mengadakan peringatan 7 tahun meninggalnya Gus Dur (Houl Gus Dur) dengan tajuk ‘Tahlil & Manaqib Gus Dur”.

“Dalam acara nanti  (nanti malam-red), juga akan ditampilkan testimony dari beberapa tokoh, termasuk Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Kami juga mempersilahkan siapa saja yang mau hadir dan ikut berdoa, baca puisi atau dalam bentuk lain sebagai ungkapan kerinduan dan kecintaan terhadap alm Gus Dur,” pungkasnya selaku Penanggung Jawab acara tersebut. (Nicko)

Komentar