Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Pastikan Produksi Air Bersih Tetap  Berjalan Normal

Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan

INILAHONLINE.COM, BOGOR – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor memastikan produksi air bersih masih berjalan normal meski musim kemarau diprediksi berlangsung lebih panjang. Demikian kata Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan

“Ketersediaan air baku dari Sungai Cisadane dan Ciliwung dinilai masih mampu memenuhi kebutuhan pelanggan. karena perusahaan telah mengantisipasi potensi dampak kemarau sejak dini.,” ungkap Rino kepada media.

Menurutnya, berdasarkan informasi yang pihaknya, bahwa musim kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung hingga Maret atau April tahun depan, sehingga pihaknya harus mengantisipasi dengan datangnya msuim kemmaru yang cukup panjang

“Kenapa kita harus mempercepat pelayanan? Karena menurut informasi, musim kemarau atau kekeringan ini diprediksi akan berlangsung panjang. Bahkan, katanya bisa berlanjut hingga bulan Maret atau April tahun depan. Jadi, kita memang harus bersiap-siap,” ujar Rino saat ditemui di Kantor Perumda Tirta Pakuan, Rabu 5 Agustus 2026 lalu

Menurut Direktur Utama Perumda dua peeriode ini mengatakan, hingga saat ini kondisi sumber air baku masih relatif aman. Meski kualitas air sedikit menurun dan beberapa mata air mengalami penurunan debit, kondisi tersebut belum memengaruhi proses produksi.

“Alhamdulillah, kondisi Sungai Cisadane dan Ciliwung masih bisa memenuhi target air baku kita. Walaupun kualitas airnya agak sedikit menurun, secara keseluruhan kondisinya masih bagus,” tandasnya.

Selain itu, meski produksi air Tirta Pakuan masih berjalan normal, akan tetapi memang ada beberapa mata air yang debitnya sedikit turun, tetapi secara keseluruhan masih berjalan dengan baik. Namun disisi lain terdapat tantangan dalam menjaga distribusi air kepada pelanggan selama musim kemarau.

Rino juga mengingatkan, saat mesim kemara ini peningkatan pemakaian air secara bersamaan menyebabkan tekanan air menurun di sejumlah wilayah yang berada di ujung jaringan distribusi, sehingga ini merupakan tantangan bagi Perumda Tirta Pakuan tetap siap menjaga ketersedian air bersih bagi pelanggan.

“Tantangan yang cukup sulit saat ini adalah pemakaian air secara serentak yang makin masif oleh masyarakat. Hal ini menyebabkan aliran air mengecil di daerah-daerah tertentu, khususnya di area ujung jaringan seperti di wilayah Bogor Barat dan Bogor Utara. Namun, untuk wilayah lainnya relatif stabil,” ucapnya.]

Perumda Tirta Pakuanjuga telah menyelesaikan perbaikan jaringan di kawasan Jalan Semeru, tepatnya di depan RSUD Kota Bogor. Adapun perbaikan tersebut dilakukan untuk mengatasi gangguan pelayanan yang sempat dikeluhkan pelanggan.

“Mulai tadi malam pengerjaannya sudah diselesaikan dan sekarang kita sudah mengalirkan air baru. Saat ini masih dalam tahap pemantauan, dan mudah-mudahan masyarakat di wilayah tersebut bisa segera mendapatkan kualitas air yang bagus,” jelasnya.

Selain menjaga layanan kepada pelanggan,Perumda Tirta Pakuantetap menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan. Uhntukm itu, penyaluran dilakukan melalui koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)Kota Bogor.

“Untuk perbantuan kekeringan, permintaannya memang banyak. Kita selalu bekerja sama dengan BPBD. Banyak masyarakat yang mengalami kekeringan, namun mereka memang belum mau berlangganan PDAM,” kata Rino.

Ia juga menambahkan, perusahaan juga akan mempercepat perluasan jaringan di wilayah yang memungkinkan agar lebih banyak warga memperoleh akses air perpipaan. “Langkah itu diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bantuan air bersih saat musim kemarau,” pungkasnya.  (PH)

banner 521x10

Komentar