
INILAHONLINE.COM, BOGOR – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor mengoptimalkan Reservoir Merdeka sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan air minum di Zona 4. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu menjaga tekanan sekaligus kontinuitas aliran air kepada pelanggan.
Menurut Direktur Operasional (Dirops) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Dani Rakhmawan, optimalisasi Reservoir Merdeka dilakukan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan kontinuitas (K3) pelayanan air minum kepada masyarakat.
“Kami lakukan langkah strategis yang direalisasikan dengan optimalisasi Reservoir Merdeka berkapasitas 3.000 meter persegi yang berlokasi di Jalan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah. Langkah teknis ini dirancang secara khusus untuk memperkuat keandalan pasokan air bersih bagi para pelanggan yang berada di Zona 4,” ungkap Dani kepada wartawan pada Senin (10/8/2026).
Dani menambahkan, bahwa Zona 4 menjadi salah satu wilayah pelayanan dengan pertumbuhan pelanggan yang cukup pesat. Selain itu, kondisi kontur tanah yang bervariasi turut menjadi tantangan dalam menjaga tekanan dan kontinuitas aliran air, terutama pada jam puncak penggunaan.
Dani juga memaparkan, kondisi tersebut dapat memicu penurunan tekanan air pada jam-jam puncak serta fluktuasi kontinuitas aliran di sejumlah titik ujung jaringan atau dead end. “Untuk mengatasi hal tersebut,
“Optimalisasi infrastruktur penampungan dan pendistribusian air menjadi kebutuhan mendesak yang tidak dapat ditunda,” jelasnya.
Reservoir yang ada di Merdeka dengan kapasitas penampungan mencapai 3.000 meter kubik berfungsi sebagai buffer tank atau penyeimbang pasokan air. Optimalisasi dilakukan melalui penataan sistem perpipaan, pengaturan Pressure Reducing Valve (PRV), hingga digitalisasi pemantauan debit air.

“Jadi reservoir ini mampu menjaga stabilitas tekanan, untuk memastikan distribusi air ke rumah pelanggan di zona 4 mengalir dengan tekanan yang stabil dan merata, baik di wilayah dataran tinggi maupun titik terjauh,” paparnya.
Selain itu Dani menegaskan, optimalisasi reservoir juga diarahkan untuk mendukung kontinuitas layanan selama 24 jam. Cadangan air yang tersedia dapat digunakan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi pada pagi dan sore hari serta meminimalkan dampak gangguan ketika dilakukan pemeliharaan jaringan.
“Kami juga lakukan efisiensi pengoperasian dengan mengoptimalkan pola pengisian dan pengurasan reservoir secara terukur sehingga dapat menurunkan risiko air terbuang (Non-Revenue Water/NRW) dan menghemat konsumsi energi pompa,” tegasnya.
Menurut Dani, optimalisasi Reservoir Merdeka akan memberikan dampak langsung terhadap pelayanan pelanggan, khususnya di Zona 4. Aliran air diharapkan menjadi lebih lancar dan stabil, termasuk ketika terjadi peningkatan konsumsi pada jam-jam sibuk.
“Kapasitas cadangan reservoir salin itu dapat dimanfaatkan untuk mempercepat penyaluran air ketika terjadi kendala teknis pada sumber utama.
“Keandalan layanan yang membaik secara langsung mendorong tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap kinerja BUMD pengelola air minum Kota Bogor,” ucapnya.
Melalui optimalisasi Reservoir Merdeka ini, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor menegaskan perannya dalam memberikan pelayanan publik yang responsif, modern, dan berkelanjutan,” bebernya. “Langkah ini tidak hanya menjawab kebutuhan air bersih saat ini, tetapi juga menjadi fondasi infrastruktur yang kokoh untuk mendukung pertumbuhan Kota Bogor di masa depan,” pungkas Dani Rakhmawan. (PH)
























































Komentar