oleh

KPK Tahan Heri Tantan Sumaryana, Tersangka Dugaan Gratifikasi Rekrutmen CPNS K-2 Pemkab Subang

INILAHONLINE.COM, SUBANG

Babak baru kini telah dimulai, menyusul pasca dijebloskannya mantan Bupati Subang Ojang Sohandi ke jeruji besi, karena terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

Kamis lalu (10/9) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan Kepala Bidang Pengadaan dan Pengembangan Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Subang, Heri Tantan Sumaryana (HTS).

Heri Tantan Sumaryana merupakan tersangka dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi bersama mantan Bupati Subang Ojang Suhandi. Dia ditetapkan sejak Oktober 2019. “Untuk kepentingan penyidikan, KPK melakukan penahanan tersangka HTS selama 20 hari terhitung mulai tanggal 10 September 2020 sampai dengan 29 September 2020,” kata Deputi Penindakan KPK Karyoto dalam konferensi pers, Kamis (10/9/2020) dilansir Kompas.com.

Karyoto mengatakan, Heri Tantan akan ditahan di Rutan Klas I Jakarta Timur Cabang KPK pada Rutan Pomdam Jaya Guntur. Penetapan Heri sebagai tersangka merupakan hasil pengembangan dari kasus gratifikasi yang menjerat eks Bupati Subang Ojang Sohandi periode 2013-2018.

Karyoto menjelaskan, kasus bermula saat Heri Tantan diperintahkan Ojang untuk mengumpulkan uang yang diduga berasal dari calon peserta tes pengadaan pegawai CPNS Pemkab Subang dari pegawai Kategori 2 (K2) yang dilaksanakan dari tahun 2012 sampai tahun 2015.

Atas perintah tersebut, Heri Tantan mengumpulkan stafnya untuk membantu mengkondisikan agar para peserta calon CPNS sumber K2 itu menyiapkan uang kelulusan senilai Rp 50 juta sampai Rp 70 juta per orang, sehingga terkumpul totol Rp 20 Milyaran. “Pengumpulan uang tersebut diduga berlangsung dari akhir tahun 2012 hingga tahun 2015,” ucapnya.

Kemudian, penyidik KPK menemukan fakta bahwa Heri Tantan diduga menerima gratifikasi dari para calon peserta CPNS K-2 atas perintah Bupati Ojang dengan total Rp 20 miliar.

Komentar